Nabi Handzalah & Kaum Rass: Kisah Kelam Tentang Sumur Rass
Tragedi yang menimpa seorang Nabi yang mengakibatkan terjadinya azab

Nabi Handzalah mungkin kurang dikenal bagi kaum muslimin. Jika kalian membuka QS. Al-Furqan ayat 38, Allah menyebut suatu kaum bernama “Kaum Rass”. Di tengah-tengah kaum inilah Nabi Handzalah diutus. Namun, ada kisah begitu kelam dibalik kaum Rass dan Nabi Handzalah. Simak ulasan di bawah ini!
1. Siapa Kaum Rass

Sebuah komunitas masyarakat era kuno sedang beraktifitas. (Image by Chatgpt)
Ibnu Jarir mengatakan bahwa: menurut Ibnu Abbas, penduduk Rass adalah penduduk di sebuah perkampungan dari beberapa perkampungan kaum Tsamud (kaum tempat Nabi Shalih as diutus). Menurut Ibnu Asakir, Kaum Rass sudah ada jauh sebelum terbentuk komunitas kaum ‘Ad.
Lebih menarik lagi, Ibnu Abi Hatim dan Ats-Tsauri mengartikan ‘Rass’ sebagai sumur. Dimana sumur ini digunakan untuk sumber air minum dan irigasi pertanian.
2. Kehidupan Kaum Rass

Sebuah perkampungan kuno dengan kegiatan pertaniannya. (Image by Chatgpt)
Kaum Rass termasuk kaum yang peradabannya tertata dan kondusif. Kaum Rass memiliki teknologi pertanian dengan sistem irigasi yang cukup teratur. Sumber irigasi tersebut berasal dari satu-satunya sumur yang mereka punya. Kaum ini dulunya memiliki raja yang amat disegani rakyatnya, dihormati sebagai pemimpin, dan amat bijaksana dalam mengatur wilayah kerajaannya. Namun, raja ini kemudian meninggal dunia dan meninggalkan luka yang amat mendalam bagi rakyatnya.
3. Setan Menjelma menjadi Raja

Sosok setan sedang menjelma menjadi raja. (Image by Chatgpt)
Karena raja dari Kaum Rass telah meninggal, dampak yang ditinggalkannya tak main-main. Kaum Rass kehilangan arah dan mengerikannya justru setan menggunakannya untuk menyesatkan Kaum Rass. Setelah berhari-hari berlalu, setan menjelma menjadi raja yang tadi telah meninggal. Setan tersebut mengatakan bahwa dirinya hanya bersembunyi sementara untuk mengetahui kegiatan rakyatnya dari balik tirai.
Mayoritas rakyat dari Kaum Rass yang amat mencintai si raja begitu bahagia melihat fenomena ini. Bahkan kebahagiaan mereka bertambah saat setan berkata bahwa dirinya akan hidup selamanya dan tak pernah mati. Setan yang berhasil merebut hati Kaum Rass mulai menjerumuskan mereka ke dalam kesesatan, hidup penuh kemaksiatan, hingga melakukan kerusakan dimana-mana.
4. Diutusnya Nabi Handzalah bin Shafwan

Sosok laki-laki yang sedang menyeru sesuatu di tengah perkampungan. (Image by Chatgpt)
Nabi Handzalah mendapatkan wahyu saat beliau sedang tidur. Nabi Handzalah pergi ke tengah-tengah Kaum Rass untuk berdakwah mengajak Kaum Rass untuk menyembah Allah dan mengungkap banyak fakta yang diantaranya:
- Sosok raja yang selama ini memerintah dari balik tirai adalah Iblis Laknatullah.
- Iblis yang berusaha menjerumuskan kaum Rass ke dalam kesesatan
Kaum Rass yang kaget mendengar penyampaian Nabi Handzalah ini langsung murka dan ngamuk. Kemudian Kaum Rass memusuhinya dan memendam rasa benci amat mendalam kepada Nabi Handzalah karena dianggap menghina Raja mereka. Kaum Rass kemudian membunuh Nabi Handzalah dan membuangnya ke sumur yang menjadi sumber irigasi mereka.
5. Tragedi Mengerikan

Sumur tua terbengkalai. (Image by Chatgpt)
Tepat setelah Kaum Rass membuang jasad Nabi Handzalah ke dalam sumur, peristiwa mengerikan pun terjadi. Sumur yang awalnya lancar mengalirkan air tiba-tiba kering, tumbuhan menjadi mati semua, hasil pertanian menjadi busuk dan kering, pepohonan menjadi mati, dan tanah kelahiran mereka menjadi tak subur.
Tiba-tiba terjadi gempa yang menghancurkan rumah-rumah kaum Rass, kerusuhan saling berebut bahan makanan, perampokan terjadi dimana-mana, hingga mereka saling membunuh satu sama lain demi memperebutkan tempat aman atau makanan. Negeri Kaum Rass yang dulunya damai dan sentosa berubah menjadi negeri yang mengerikan dan lenyap karena saling bunuh.
Referensi:
Bidayah wa An-Nihayah Karya Ibnu Katsir
Qisashul Anbiya karya Ibnu Katsir

