Malaikat Zabaniyah: Kengerian Sang Penyiksa Alam Neraka

Jika Malaikat Malik adalah penjaga neraka, maka Zabaniyah sebagai ahli siksanya

Ketika Isra’ Mi’raj, Nabi Muhammad SAW sempat diperlihatkan wujud Malaikat Malik sang penjaga neraka. Makhluk Allah yang dianugerahi sebagai penjaga tempat dimana untuk menyiksa manusia-manusia dengan ragam jenis dosa dan kesalahan yang dimilikinya.

Tapi, tahukah kalian? dalam menjalankan tugasnya, Malaikat Malik tidak sendirian. Ada malaikat bernama Zabaniyah, yaitu malaikat berwatak kasar, keras, dan tak kenal ampun yang secara khusus menyiksa orang-orang yang berada di alam neraka dengan kadar siksaan yang telah ditentukan. Bagaimana kengerian dan kebengisannya? simak penjelasan di bawah ini!

1. Dalil adanya malaikat Zabaniyah

Makhluk jangkung berjubah hitam dengan ular besar

Malaikat Zabaniyah disebut dalam QS. Al Alaq: 18 yang berbunyi:

سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَۙ ۝١٨

Artinya: Kelak Kami akan memanggil (Malaikat) Zabaniah (penyiksa orang-orang yang berdosa).

Dalam Tafsir Munir, Wahbah menyebutkan riwayat dari Ibnu Abbas yang mengatakan: seandainya orang-orang yang disiksa ini memanggil kawan-kawannya untuk memberontak, lari, atau melawan. Maka Malaikat Zabaniyah akan tetap mengambil mereka semua dan menyiksanya dengan terang-terangan.

2. Malaikat Malik

Alam neraka yang menyimpan banyak siksaan dan kengerian

Manshur bin Ammar menuturkan bahwa Malaikat Malik memiliki tangan dan kaki sebanyak jumlah seluruh penghuni neraka. Setiap anggota tubuhnya bukan sekadar berdiri atau duduk, melainkan mampu membelenggu dan merantai siapa pun yang ditetapkan baginya dengan kekuatan yang tak tertandingi.

Disebutkan pula, saat tatapan Malaikat Malik diarahkan ke neraka, api yang berkobar di dalamnya saling melahap satu sama lain, seakan gentar oleh wibawa dan kedahsyatan pandangannya.

3. Wujud Malaikat Zabaniyah

Penjaga suatu alam yang memiliki tangan super panjang seakan berperan menjadi penjaga

Jumlah Malaikat Zabaniyah ada 19, sebagaimana jumlah huruf dalam Basmalah. Mereka menangani para penghuni neraka dengan kekuatan kaki dan tangannya, sebab setiap bagian tubuh mereka mampu mengenali sebagaimana halnya tangan mengenali sentuhan.

Dikisahkan, satu Malaikat Zabaniyah mampu menggenggam sepuluh ribu orang kafir dengan satu tangan, sepuluh ribu lainnya dengan tangan yang lain, sepuluh ribu dengan salah satu kakinya, dan sepuluh ribu lagi dengan kaki satunya. Dalam sekali gerakan, empat puluh ribu orang kafir dapat diangkat lalu dilemparkan ke dalam neraka. Begitu besar daya dan kemampuan yang dikaruniakan pada mereka.

Adapun pemimpin seluruh Malaikat Zabaniyah adalah Malaikat Malik. Di bawahnya terdapat delapan belas malaikat yang serupa dengannya, masing-masing memimpin barisan para penjaga neraka yang jumlahnya tidak terhitung, kecuali Allah SWT yang mengetahui.

BACA ARTIKEL LAIN:

4. Ukuran Malaikat Zabaniyah

Makhluk dengan bentuk tubuh aneh menyeringai ke arah bawah

Pandangan para malaikat Zabaniyah laksana kilat yang menyambar tajam dan membelah gelapnya alam, gigi-gigi mereka menyerupai tanduk sapi yang keras dan kokoh, sementara bibir mereka menjulur panjang hingga menyentuh telapak kaki. Dari mulut-mulut mereka memancar kobaran api yang menyala-nyala, dan jarak antara kedua bahunya seperti perjalanan panjang selama satu tahun. Dalam hati mereka tidak terdapat sebutir pun rasa kasih, tidak pula kelembutan sekecil semut, hanya ketegasan dan ketaatan mutlak kepada perintah Allah.

Di antara mereka ada yang menyelam di lautan api neraka selama tujuh puluh tahun lamanya, namun sedikit pun tidak tersentuh bahaya, sebab cahaya yang dikaruniakan Allah kepada mereka lebih kuat dan lebih unggul dari panasnya neraka itu sendiri. Maka kami berlindung kepada Allah SWT dari murka dan api neraka-Nya yang menyala tanpa henti.

Hikmah:

Jika malaikat saja tunduk sepenuhnya kepada perintah Allah tanpa membantah, maka betapa kecilnya alasan kita untuk bermalas-malasan dalam ketaatan. Betapa nistanya bila hati manusia yang lemah ini justru sombong dan enggan bersujud.

Merenungi gambaran mereka yang mampu menyelam dalam api tanpa terluka seharusnya menumbuhkan rasa takut sekaligus kagum—bahwa cahaya ketaatan bisa mengalahkan panasnya neraka. Maka marilah kita memperkuat iman, membersihkan hati, dan memperbanyak amal baik sebelum datang hari di mana malaikat Zabaniyah menunaikan tugasnya tanpa ampun.

REFERENSI:

Kitab Daqaiqul Akhbar karya Syaikh Abdurrahim bin Ahmad Al Qadhi

Achmad Haris

Hanya mas-mas yang suka nulis dan buat konten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *